Friday, December 11, 2009

Hadis Sahih Bukhari Jilid 4. Hadis Nombor 1745

Hadis Sahih Bukhari Jilid 4. Hadis Nombor 1745

Dari lbnu 'Abbas r.a., dari Nabi saw. yang diriwayatkannya dari Tuhannya, beliau bersabda: Tuhan berkata: Sesungguhnya Allah menuliskan semua kejahatan dan kebaikan, kemudian dijelaskannya: Siapa yang berniat melakukan satu kebaikan dan tidak dilaksanakannya, maka Tuhan menuliskan di sisi-Nya untuk orang itu satu kebaikan yang sempurna. Kalau orang itu berniat melakukan suatu kebaikan dan hal itu dilaksanakannya, maka Tuhan menuliskan di sisiNya untuk orang itu sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kali lipat, sampai berlipat ganda. Siapa yang berniat melakukan suatu kejahatan, tetapi tidak dilaksanakannya, maka Tuhan menuliskan di sisiNya untuk orang itu satu kebaikan yang sempurna. Tetapi kalau ia berniat melakukan kejahatan dan dilaksanakannya, maka Tuhan menuliskan di sisiNya untuk orang itu, satu kejahatan."

Reference

Thursday, December 10, 2009

Hidup dan Kepentingan Diri

Amat jarang sekali aku menulis (genap sebulan!!!).. bukan untuk menyisihkan diri namun keterbatasan masa dan lebih terfokus kepada tempat lain membuatkan aku amat jarang jarang untuk mengemaskinikan blog ini.
Baru baru ini aku berkesempatan untuk balik berhari raya di kampung. Suasana agak ceria walaupun cuti yang aku amik hanya dua hari. At least dapat balik dan masih berkesempatan untuk berjumpa dengan orang tua kita selagi hayat masih lagi dikandung badan. Alhamdulilah.. saat saat cuti digunakan sebaik baiknya bersama-sama dengan keluarga tercinta.
Berbalik kepada kehidupan sekarang ini, semuanya tersusun dengan baik namun tidak sesempurna mana. Kehidupan ibarat memperbetulkan kesilapan..di mana kita semua tidak akan lari daripada membuat kesilapan...bukan setakat tidak lari namun ada juga kita tidak sedar yang kita membuat kesilapan atau tanggapan orang yang beranggapan kita membuat kesilapan (huh..ayat simpang-siur). Ini membuatkan kadang kadang kita rasa perjalanan hidup itu tidak berjalan dengan apa yang kita inginkan.
Walaubagaimanapun, hidup kita akan terasa nikmat dan bahagia sekiranya kita memahami tiga (3) prinsip utama dalam hidup. Yang pertama, kita hidup di dunia hanyalah sementara. Dunia hanya sementara dan bukanlah tujuan utama..maka akhiratlah tujuan kita selamanya. Yang kedua pula, apabila kita lahir kita tidak membawa apa apa..ketika kita meninggalkan dunia pula kita tidak membawa apa apa selain 3 perkara. Semua yang kita miliki hanyalah sekadar sementara...dan bila bila masa saja ia akan diambil olehNYA. Prinsip ketiga, setiap perbuatan yang dilakukan akan kembali kepada si pembuatnya. Kita tidak akan mempertanggungjawabkan diatas perbuatan orang lain. Kita hanya akan mempertanggungjawabkan perbuatan kita sendiri.
Sekiranya, kita dapat menghayati prinsip ini..maka kita akan lebih mudah mengetahui bakal yang terjadi pada diri kita di kemudian hari. Saat melakukan keburukan, keburukan pula yang kita perolehi. Di saat melakukan kebaikan, maka kebaikan pula yang kita dapat (kebaikan akan datang dengan bentuk lain..bukan sekadar mengharapkan pembalasan yang kita buat).
Justeru itu, apa yang penting adalah diri kita sendiri. Semuanya bermula dari diri kita. Sebelum fikirkan oarng lain, kita kena fikir diri kita siapa dulu. Sebelum mengubah orang lain, ubahlah diri kita terlebih dahulu. Jika kita lebih tertumpu kepada orang lain dan mengabaikan diri kita sendiri, maka apa yang kita lakukan hanya sia sia sahaja. Mementingkan diri dalam hal ini bukan bermaksud egois...egois bermaksid membuat sesuatu demi kepentingan diri sendiri walaupun harus merugikan atau mengorbankan orang lain. Kita sebaiknya memperbaiki diri, memerhatikan diri, dan mencerdaskan diri kita untuk manfaat orang lain. Kita belajar mati-matian, bukan untuk membodohi diri, tapi untuk mengajar orang lain agar pandai. Pun juga, kita memperbaiki diri, bukan untuk kebanggaan, tapi agar bisa mengubah orang lain jadi lebih baik...



Tuesday, November 10, 2009

bengkel-seminar-keluar ofis

wah wah..bulan nov nie bulan yang amat hectic dan bz buat aku. sejak akhir bulan oktober lagi masa aku diisi oleh pelbagai aktiviti-aktiviti yang aku aras memang ader kena sedikit dengan tugas aku nie.

oklah aku sambung tulis nanti..opis nak tutup..

da...

Friday, October 30, 2009

smooth on traffic

awal benor aku keluar ari nie..jam menunjukkan jam 6.44 pagi..just smooth je jalan..bila nak dkat traffic jam je..hijau..dah 3 buah traffic aku tempuh..hijau..so aku sampai opis dengan tenang sekali pada jam 7.00 pagi. what a pheww..day.. ni lah orang kata rezeki namanya, tak kisah duit atau masa, sekiranya benda tu agak menyenangkan kita..kita rasa bersyukur sangat sangat..bersyukur di kelilingi oleh kawan kawan yang kadang kala membuat kita lebib baik sebelumnye.. blaja sesuatu yang positif and fokus yang terbaik yang ada padanya daripada memikirkan benda benda yang negatif.yang masa..can put our mind in uneasy way..and satu hari perjalanan rasa tak best sahaja..

we are what we think...

TBC.....

Monday, October 26, 2009

life is beautiful...so dont be too stressed out

Just for sharing with you all..

Most stress is caused by hanging on to problems and difficulties longer than is good for you. Letting go and taking a rest from time to time isn't the mark of a wimp, it's a sign of practicality and common sense. Sadly, many of us keep clutching at our problems and burdens until we damage ourselves, sometimes permanently.

I wish I could claim to have thought this up, but I didn't. I don't even know who did. It's based on one of those pieces that go around the Internet, passed from person to person. A friend sent it to me and I couldn't resist adapting and using it here.

A famous speaker was asked to talk about stress and stress management. Wanting to give the group a practical demonstration of what was being discussed, the speaker poured out a glass of water, held it up above her head for the audience to see, and asked: "How heavy is this?"

There were many guesses, ranging from an ounce or two to almost a pound. After a while, the speaker asked another question: "How long do you think I can hold it like this?"

Again, there were lots of guesses. Some said maybe five minutes, others fifteen. One suggested an hour.

"The actual weight of the glass of water doesn't matter much," the speaker said. "I'm not very sure how long I can hold it as I'm doing now, but I can be pretty certain that holding it for a minute or less wouldn't be a real problem. If I hold it for half an hour, I'll definitely have a bad ache in my arm. If I hold it for many hours, you'll have to call an ambulance. In each case, it's the same weight, but the longer I hold it, the heavier it will feel and the more damage I will do to myself. Right?"

Everyone nodded their agreement.

"That's the way it is with stress too," she went on. "If you try to carry your workplace burdens all the time, even if they're quite light, sooner or later they're going to feel heavier and heavier. Soon, you won't be able to carry on without doing yourself damage. Like this glass of water, you must put them down for a while and rest before going back to holding them up again. When you're refreshed, you can carry on, if you must."

There was the kind of silence you get when a roomful of people suddenly realize a truth that ought to have been staring them in the face. A mixture of enlightenment and embarrassment.

"So," the speaker concluded. "Before you go home tonight, put the burden of work down. Don't carry it home. Take some rest. Don't pick it up again until tomorrow. In fact, whatever burdens you're carrying, let them go whenever you can. Don't risk hanging on until you need that ambulance."

Life is short and uncertain. There will always be troubles to be carried. Why spend more time than you must carrying them? Why raise them above your head, if you can carry them some other way? Most stress isn't caused by some sudden, overwhelming pressure. It comes from holding on to fairly minor problems —often in an awkward or demanding way—until your mind and body have become twisted and distorted with the effort.

Wouldn't now be a suitable time to let go for a while?

Sunday, October 25, 2009

buat apa pun mesti gembira....

Kekadang terfikir apa kah kita ini gembira dengan apa yang kita lakukan? Ada yang kata...ya aku gembira..ada yang kata..huhm aku tak gembira langsung, aku separa gembira, aaku separa duka..walau apa pun kata kita, selalunya kegembiraan itu datang dari pelbagai persepsi.

sambung lagi..